Cara Memilih Cara Box Bayi Yang Aman

Tempat istirahat atau box guna bayi ini adalahruang kepunyaan bayi Anda, yang nantinya bakal mereka jelajahi sendiri ketika Anda tidak mengawasinya. Berhubung kita tidak dapat terus-menerus memantau bayi Anda, box bayi guna bayi ini mestilah aman, nyaman, dan bermanfaat baik saat digunakan. Sebelum membelinya, usahakan pertimbangkan sejumlah hal sebagai berikut terlebih dahulu.

  1. Beli Yang Mahal Belum Pasti Bagus Dan Aman

Membeli lokasi tidur bayi tidak butuh yang mahal, sebab mahal tidak memastikan kenyamanan dan keselamatan bayi. Pilihlah box bayi yang sederhana. Hindari melakukan pembelian box yang antik dan tercipta dari kayu, karena kayu seringkali mempunyai tekstur yang kasar dan dapat mengeluarkan getah sewaktu-waktu. Sebisa mungkin pun hindari memakai box guna bayi yang pagarnya gampang dibuka, tutup, atau diturunkan.

 

  1. Pilih Desain Yang Pas Dengan Pertumbuhan Bayi

Setelah memilih model yang diinginkan, etape selanjutnya ialah memilih yang ukurannya tidak terlampau luas tapi pun tidak terlampau sempit. Jika memilih yang terlampau kecil, dikhawatirkan bayi Anda tidak bisa bergerak bebas di dalamnya. American Academy of Pediatrics menganjurkan tinggi ideal guna pagar box bayi sekedar 50-60 cm.

Pastikan pun pagar box bayi tidak terlampau renggang jaraknya. Pagar lokasi tidur bayi yang terlampau renggang dapat mengakibatkan anggota badan, khususnya kepala bayi, masuk di antaranya dan terjebak.

 

  1. Pilih Kasur Bayi Yang Tepat

Saat melakukan pembelian box guna bayi tentunya Anda pun membeli satu paket dengan kasur atau matras. Ada baiknya guna memilih kasur yang tidak terlampau empuk. Mengapa? Kasur yang terlalu lunak dapat menciptakan bayi masuk tenggelam. Hal berikut yang kadang mengakibatkan risiko SIDS (sudden infanth death syndrome).

Bayi yang posisi tidurnya tidak benar atau nyaman ingin memiliki kendala untuk bernapas. Saat bayi dalam posisi telungkup, pergerakan udara di mulut menjadi terganggu sebab adanya penyusutan jalan napas. Hal ini mengakibatkan bayi mencium karbondioksida yang baru saja ia embuskan, sampai-sampai kadar oksigen dalam tubuh bayi menjadi kurang. Hal itulah yang mengakibatkan bayi dapat meninggal.

 

  1. Periksa Box Bayi Secara Menyeluruh

Periksa badan box lainnya. Cermati, apa terdapat cat yang terkelupas, apa terdapat sekrup yang longgar atau hilang, dan pastikan bahwa box bayi yang kita pilih aman guna si kecil. Jangan lupa, kasur bayi mesti pas dengan ukuran box. Bila kasur yang kita beli berukuran lebih banyak daripada box-nya sampai-sampai menekuk pinggiran kasur, urusan tersebut dapat membahayakan. Bayi Anda dapat saja bermain dan menggeser posisi kasur.

 

  1. Bila Hendak Menggunakan Box Bekas, Cek Ulang Keamanannya

Terkadang, orangtua bakal mewariskan box turun-temurun, dibuka dari anak kesatu sampai anak terakhir. Namun sayang, urusan ini sebenarnya menyimpan sisi bahaya andai tidak cermat. Jika hendak menggunakan box, kita wajib mengecek ulang semua engsel box, keawetan pagar, kepadatan kasur dan format kasurnya, serta sejumlah hal lainnya.

Usia anak kita kesatu dan terakhir Anda barangkali mempunyai perbedaan yang lumayan jauh. Itu sebabnya memeriksa ketenteraman box pasti menjadi penting menilik box yang Anda pakai juga telah mempunyai usia. kita mungkin dapat menghubungi toko atau produsen penyedia box untuk mengecek standar ketenteraman box yang terbaru.

Leave a Comment